Pondok Pesantren Miftahul Huda Lampung Timur Gelar Wisuda Tanfidzul Qur’an, Bentuk Komitmen Lahirkan Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia

Mediaberitakini.com | Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman utama Pondok Pesantren Miftahul Huda Lampung Timur saat lembaga pendidikan Islam tersebut menggelar Wisuda Tanfidzul Qur’an 30 Juz Bil Ghoib dan Bi Nadhor ke-7 dan ke-42, sekaligus Khaul Syeh Abdul Qadir al-Jaelani dan Khaul KH M. Dahlan ke-15. Acara ini menjadi momen istimewa yang menandai keberhasilan para santri hafidz dan hafidzah dalam menuntaskan hafalan Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang dihadiri para pengasuh pesantren, wali santri, tokoh agama, hingga perwakilan pemerintah daerah ini berlangsung penuh makna. Bagi para santri, wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan perayaan atas dedikasi dan ketekunan menapaki jalan ilmu Al-Qur’an di tengah tantangan modernitas.

Apresiasi untuk para penjaga kalamullah

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kyai M. Slamet Riyadi, S.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda ini adalah bentuk syukur sekaligus motivasi bagi para santri untuk terus berkiprah di tengah masyarakat.

“Wisuda ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian para hafidz dan hafidzah dalam membawa nilai-nilai Al-Qur’an ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Pada tahun ini, sebanyak 11 santri putri berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz Bil Ghoib, dan 27 santri putra-putri menamatkan khataman Al-Qur’an Bi Nadhor 30 juz.

Rangkaian acara turut diisi dengan khataman Al-Qur’an, doa bersama, penyerahan piagam penghargaan, serta tausiah dari Kyai Slamet Mughofar asal Kotabumi. Doa khatmil Qur’an dipimpin oleh Nyai Hj. Maftuchah Al-Hafidzoh, Pengasuh PPTQ Al-Chalimi Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, yang memberikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kemurnian niat dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.

Melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya dan berakhlak

Pondok Pesantren Miftahul Huda Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi Qur’ani — anak muda yang tidak hanya hafal ayat-ayat suci, tetapi juga memahami maknanya dan menerapkannya dalam kehidupan sosial.

Pesantren ini menanamkan nilai keseimbangan antara kecerdasan spiritual, keilmuan, dan akhlak mulia agar para santri mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Mengenal Pondok Pesantren Miftahul Huda Lampung Timur

Didirikan oleh Almukarom KH M. Dahlan dan KH Umar Charis, Pondok Pesantren Miftahul Huda menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam berpengaruh di wilayah Lampung Timur. Saat ini pesantren diasuh oleh Kyai M. Slamet Riyadi, S.Pd.I, dengan program khusus Tanfidzul Qur’an yang dibimbing oleh Nyai Nur Aisyah Al-Hafidzoh.

Sementara itu, kegiatan muammalah dan tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah diasuh oleh KH Umar Charis Al-Mursyid, yang membimbing santri dalam memperdalam dimensi spiritualitas dan etika Islam.

Sejak berdiri, Pondok Pesantren Miftahul Huda telah melahirkan ratusan hafidz dan hafidzah yang kini berkiprah di berbagai bidang — dari pendidikan, dakwah, hingga pemberdayaan sosial — baik di tingkat daerah maupun nasional.

Dengan semangat “mencetak generasi Qur’ani berakhlak mulia dan berdaya guna”, Pondok Pesantren Miftahul Huda Lampung Timur terus meneguhkan peran pentingnya sebagai penjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah arus globalisasi yang kian deras.

Show More
Back to top button