Kemenko Polkam Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Lindungi Calon Pekerja Migran Indonesia dari Kejahatan Finansial

mediaberitakini.com | Desk Koordinasi Peningkatan Penerimaan Devisa Negara (Desk PPDN) Kemenko Polkam menyelenggarakan edukasi literasi keuangan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya di Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan melindungi PMI dari kejahatan keuangan sekaligus mengoptimalkan kontribusi mereka terhadap penerimaan devisa negara.

“PMI sangat rentan menjadi target kejahatan keuangan karena minimnya informasi yang dimiliki,” ujar Brigjen TNI Arudji Anwar, Asisten Deputi Organisasi Kemasyarakatan Kemenko Polkam, saat membuka kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa peningkatan literasi keuangan akan membantu PMI mengelola keuangan lebih optimal, sehingga menghasilkan remitansi yang lebih besar.

Perlindungan Hukum dan Keamanan Digital

Sarjono Turin, Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung, menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi PMI yang sering menghadapi masalah seperti eksploitasi, kekerasan, dan penipuan. “Desk PPDN berprioritas memberikan rasa aman dan nyaman kepada PMI, termasuk dari ancaman scam dan malware berbasis digital yang berpotensi mengurangi efektivitas penerimaan devisa,” jelasnya.

Kisah Sukses dan Motivasi dari Purna PMI

Kegiatan ini juga menghadirkan Suryanti, purna PMI yang sukses bekerja di Yordania selama 2,5 tahun. Ia berbagi pengalaman tentang pentingnya mengelola keuangan dengan baik. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi calon PMI. Dengan literasi keuangan yang baik, mereka dapat meningkatkan taraf hidup keluarga dan berkontribusi pada devisa negara,” ujarnya.

Sinergi Multisektor

Kegiatan yang diikuti 400 calon PMI dan keluarganya ini dihadiri oleh perwakilan berbagai pemangku kepentingan, seperti Kementerian Perlindungan Pekerja Migran, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, dan Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Selatan.

Desk PPDN merupakan inisiatif Menko Polkam Budi Gunawan untuk mengoptimalkan kontribusi devisa negara melalui perlindungan dan pemberdayaan PMI. “Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PMI sebagai Pahlawan Devisa Negara,” tegas Arudji.

Show More
Back to top button