Indonesia Maju! KIN Serukan Penyampaian Aspirasi Damai, Tolak Anarkisme untuk Jaga Persatuan Bangsa

Mediaberitakini.com | Komite Investigasi Negara (KIN) mendorong masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan menghindari perilaku anarkis yang dapat merusak fasilitas umum. Dalam rilis resmi yang diterima media pada Kamis (4/9/2025), KIN menegaskan bahwa penyampaian pendapat haruslah sejalan dengan nilai-nilai persatuan bangsa dan konstitusi .
“Aspirasi boleh dan mendapatkan perlindungan legal dari konstitusi, tapi harus disampaikan dengan damai dan mendukung persatuan bangsa. Jangan ada anarkisme, sebab itu merusak persatuan dan kesatuan bangsa sebagai nilai fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KIN .
KIN juga menekankan pentingnya kematangan berdemokrasi di tengah upaya Indonesia menuju negara maju dan unggul. Sejarah Indonesia sebagai bangsa yang ramah dan cinta damai harus terus dijaga, dengan mayoritas masyarakat tidak menyukai kekerasan atau tindakan anarkis yang mengancam stabilitas nasional .
“Kita berharap aspirasi dapat diwujudkan melalui dialog bersama para pemangku kepentingan seperti DPR dan pemerintah. Kita adalah bangsa yang toleran, damai, dan tidak menyukai kekerasan. Jangan sampai penyampaian pendapat justru merugikan kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat,” tambah pernyataan tersebut .
Pernyataan ini disampaikan oleh jajaran pimpinan KIN, termasuk Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto, Marsdya TNI (Purn) Wresniwiro, Brigjen TNI (Purn) Bambang Saiful Basri, Drs. Agus S. Budiman, dan M. Arief Nur Cholis .
Seruan ini relevan dengan kondisi terkini, mengingat Indonesia masih menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk ancaman serangan siber dan polarisasi politik . KIN sebelumnya juga telah aktif mengadvokasi isu-isu strategis, seperti keamanan data nasional dan ketahanan teknologi, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan negara .







