Duka Kecelakaan KRL–KA di Bekasi, Wagub Rano Karno Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban

JAKARTA,MediaBeritaKini.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyerahkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi. Santunan diberikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/4).

Dua korban yang mendapat santunan adalah almarhumah Nur Laila, guru ASN Pemprov DKI Jakarta, serta almarhumah Nuryati, kader jumantik Kelurahan Harapan Mulya, Jakarta Pusat. Keduanya dinilai memiliki kontribusi besar dalam pelayanan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Rano menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang merenggut nyawa kedua perempuan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehilangan ini tidak hanya dirasakan keluarga, tetapi juga oleh masyarakat luas.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhumah Nur Laila dan almarhumah Nuryati. Peristiwa ini meninggalkan duka, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kita semua,” ujar Rano.

Pemprov DKI, lanjut dia, juga menyalurkan santunan jaminan kecelakaan kerja dan asuransi kematian melalui sejumlah lembaga. Keluarga Nur Laila menerima santunan sekitar Rp283 juta dari PT Taspen. Sementara keluarga Nuryati menerima Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan serta Rp20 juta dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta.

Menurut Rano, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah duka masyarakat. Meski tidak dapat menggantikan kehilangan, santunan diharapkan mampu meringankan beban keluarga korban.

Selain santunan, Pemprov DKI juga menyiapkan dukungan lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan pendidikan bagi anak korban yang masih bersekolah. Program tersebut akan dikaji melalui Dinas Pendidikan sebagai bentuk perhatian jangka panjang.

Di sisi lain, Pemprov DKI turut bergerak cepat sejak malam kejadian melalui berbagai instansi, seperti BPBD, PMI, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. Layanan transportasi darurat juga disiapkan, termasuk shuttle bus oleh Transjakarta untuk membantu mobilitas warga terdampak di Bekasi.

Rano juga mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga, termasuk Badan Kepegawaian Negara dan Kantor Regional V BKN, dalam penanganan pascakejadian.

Ia berharap peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk terus meningkatkan keselamatan transportasi serta perlindungan masyarakat.

“Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat komitmen menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” Pungkasnya.[DaBon]

Show More
Back to top button