Dorong Gig Economy, Ekraf Cetak Talenta Keamanan Siber Siap Go Global

JAKARTA,MediaBeritaKini.com -| Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus mendorong lahirnya talenta digital unggul dengan menggelar pelatihan keamanan siber bertajuk Cyber-Gig yang terintegrasi dengan peluncuran Cyber Breaker Competition (CBC) Season 3 di Jakarta Creative Hub, Kamis (16/4/2026).
Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem talenta siber yang kompetitif sekaligus terhubung dengan peluang kerja di era gig economy. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Ekraf, Muhammad Neil El Himam, menyebut pelatihan Cyber-Gig dirancang sebagai fondasi penting dalam mencetak talenta yang siap bersaing di tingkat nasional hingga global.
“Pelatihan ini menjadi bagian integral dalam membangun ekosistem talenta siber yang kuat, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan industri,” ujarnya.
Mengusung semangat #WinAtEveryLevel, program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dukungan juga datang dari Satria Siber Nusantara (SSN), Peris.ai, dan RRQ sebagai mitra strategis.
Direktur Teknologi Digital Baru, Dandy Yudha Feryawan, menekankan bahwa generasi muda memiliki potensi besar sebagai digital native, namun perlu diarahkan agar keterampilan yang dimiliki dapat menghasilkan nilai ekonomi, termasuk melalui peluang kerja jarak jauh.
“Talenta muda perlu didorong agar mampu masuk ke ekosistem gig economy berbasis keterampilan digital, termasuk di bidang keamanan siber,” jelasnya.
Pelatihan Cyber-Gig dibagi menjadi dua kategori, yakni entry level dan expert level. Kelas entry level diikuti puluhan siswa SMK dengan fokus pengenalan karier siber, sementara kelas expert menghadirkan materi lanjutan seperti Cyber Defense Lab, pengembangan karier profesional, hingga strategi menjadi pekerja lepas di bidang keamanan siber.
Materi pelatihan disampaikan oleh praktisi industri, di antaranya Muhammad Zaid Ghifari dan Bagas Mukti Wibowo, yang memberikan wawasan langsung dari dunia profesional.
Creative Manager Jakarta Creative Hub, Ayu Purwati Lestari, menyatakan bahwa fasilitas ini dihadirkan sebagai ruang kolaborasi dan pengembangan diri yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Sebagai kelanjutan dari pelatihan, Cyber Breaker Competition Season 3 hadir dengan format bertahap, mulai dari tingkat regional hingga nasional. Head of Cyber Breaker Competition, Reza Dhio Pratama, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan peserta berkembang secara progresif dan memperoleh pengakuan di setiap tahap.
Program ini juga mendapat respons positif dari peserta. Salah satu peserta, Haikal, menilai materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan industri serta membuka wawasan baru dalam pengembangan karier di bidang keamanan siber.
Ke depan, program Cyber-Gig diharapkan mampu memperkuat ekosistem gig economy nasional, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing talenta digital Indonesia di pasar global.[DaBon]







