FUII Dukung Mahkamah konstitusi Jaga Marwah TNI Sebagai Penjaga NKRI

 

mediaberitakini.com Ketua Forum Ukhuwah Islamiyah Indonesia (FUII), Muhammad Risdiansyah, menyatakan dukungan tegas kepada Mahkamah Konstitusi agar tetap independen dan tidak tunduk pada tekanan dalam menjalankan tugas konstitusionalnya. Pernyataan itu disampaikan dalam aksi damai di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

“Mahkamah Konstitusi harus berdiri tegak sebagai penjaga konstitusi. Jangan takut terhadap tekanan dari pihak manapun. Putusan harus murni berdasarkan hukum dan keadilan,” kata Risdiansyah.

Ia menegaskan, independensi Mahkamah Konstitusi merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas demokrasi dan kepastian hukum di Indonesia. Karena itu, segala bentuk intervensi maupun tekanan dinilai berbahaya bagi tatanan negara hukum.

“Kalau lembaga konstitusi ditekan, maka yang runtuh bukan hanya hukum, tapi kepercayaan publik terhadap negara,” ujarnya.

Selain itu, FUII juga menekankan pentingnya menjaga marwah Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, TNI harus tetap ditempatkan pada posisi terhormat sebagai institusi pertahanan negara yang profesional dan tidak ditarik ke dalam kepentingan politik praktis.

“TNI adalah benteng kedaulatan negara. Marwah dan kehormatannya harus dijaga bersama, jangan sampai ditarik-tarik ke dalam kepentingan politik sesaat,” tegasnya.

Risdiansyah mengingatkan bahwa stabilitas nasional hanya dapat terjaga apabila seluruh elemen negara, termasuk lembaga peradilan dan institusi pertahanan, berjalan sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing.

“Negara ini kuat jika konstitusi dijaga dan kedaulatan dilindungi. Mahkamah Konstitusi harus berani, dan TNI harus tetap profesional serta dihormati,” pungkasnya.

(Kelana peterson)

Show More
Back to top button