Media Pesantren Lampung Deklarasi Perang Hoax dan Bullying, Jaga Marwah di Era Digital

Mediaberitakini.com | Suasana khidmat menyelimuti malam puncak MPL Summit III di Pondok Pesantren Walisongo Sukajadi, Ahad (31/8). Ratusan perwakilan media pondok se-Lampung serentak membacakan deklarasi yang menandai babak baru perlindungan martabat pesantren. Deklarasi dipimpin langsung oleh Koordinator Event, Kgs. Anang Ghozali, dan disaksikan oleh pengasuh ponpes, Romo Yai Syaikhul Ulum Syuhada, M.Pd, serta pembina MPL, Gus Ali Wafa.

Isi deklarasi tersebut tidak main-main, menyasar tiga isu krusial yang mengancam dunia pesantren modern:

  1. Kampanye Anti-Bullying dan Kekerasan Seksual: Berkomitmen menyuarakan dan mensosialisasikan zero-tolerance terhadap segala bentuk perundungan dan kekerasan seksual di seluruh pesantren Lampung.

  2. Kecaman Keras atas Kekerasan: Mengecam tegas setiap tindak kekerasan yang terjadi dalam lingkungan pesantren.

  3. Perang Melawan Hoax: Menolak dan siap melawan setiap penyebaran berita bohong (hoax) yang merendahkan marwah dan citra pesantren di media.

Deklarasi ini merupakan kristalisasi dari hasil Halaqoh Media Pondok Lampung yang digelar sepanjang hari dengan tema “Penyuaraan Anti-Bullying, Perlindungan Pesantren, dan Identitas Media Pondok Lampung.”

Acara yang dibuka dengan sambutan hangat tuan rumah dan penguatan dari pembina MPL ini menghadirkan diskusi dinamis terkait tiga tantangan utama. Pertama, komitmen untuk menjadikan pesantren sebagai safe space yang aman dan ramah dengan menjalin sinergi dengan Kamtibnas Pesantren. Kedua, kesiapan untuk mencari dukungan hukum dan berkolaborasi dengan organisasi pers serta LBH guna melawan framing media yang salah dan pemberitaan negatif. Ketiga, penguatan identitas melalui kartu anggota, logo resmi, dan plakat sekretariat untuk meningkatkan kredibilitas.

“Momen deklarasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi ikrar bersama untuk menjadikan media pondok sebagai corong kebaikan, pelindung marwah pesantren, dan penggerak kampanye anti-kekerasan,” ujar Kgs. Anang Ghozali usai memimpin pembacaan deklarasi.

Dengan langkah strategis ini, Media Pondok Lampung (MPL) tidak hanya memperkuat jejaring internal tetapi juga memposisikan diri sebagai filter dan sumber informasi yang kredibel di tengah derasnya arus informasi digital yang seringkali disalahgunakan.

Show More
Back to top button