“2nd Yogyakarta International Dance Carnival 2025” Semarakkan Malioboro Hingga Istana Kepresidenan

Mediaberitakini.com | Suasana Jalan Malioboro akan berubah menjadi panggung budaya dunia pada 15–20 Agustus 2025 mendatang. “2nd Yogyakarta International Dance Carnival 2025” (YIDC) siap memikat wisatawan dan masyarakat dengan kemeriahan tarian dari berbagai penjuru dunia, sekaligus menyemarakkan perayaan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.
Gelaran yang diinisiasi Yayasan Warna Budaya Indonesia (Color of Indonesia) ini tidak hanya menghadirkan parade seni, tetapi juga menjadi ajang International Dance Competition di Teras Malioboro Beskalan (16 Agustus) dan Culture Street Parade yang membentang di sepanjang Malioboro (17 Agustus). YIDC bahkan akan ikut meramaikan upacara peringatan kemerdekaan di Istana Kepresidenan Yogyakarta pada 17 Agustus 2025.
Panitia kini tengah mematangkan persiapan, mulai dari penataan venue, akomodasi, hingga penyambutan peserta dari dalam dan luar negeri. Deretan seniman mancanegara dari Polandia, Filipina, Korea, Malaysia, Zimbabwe, Kolombia, Johor, hingga India telah memastikan kehadiran. Delegasi Filipina, misalnya, dijadwalkan tiba di Jakarta pada 14 Agustus sebelum melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.

Dari dalam negeri, para penampil datang dari Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Cirebon, DKI Jakarta, Sumatra Utara, serta tuan rumah Yogyakarta. Mereka akan menyuguhkan rangkaian seni tari, karnaval, pertunjukan budaya internasional, hingga workshop yang terbuka untuk publik.
Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Pariwisata DIY, DPRD DIY, DPD PUTRI DKI Jakarta, DPD PUTRI DIY, Polda DIY, Korem 072 Pamungkas, UPT Malioboro, Dinas Kesehatan DIY, Dinas Koperasi & UKM DIY, hingga Damkar Yogyakarta.

Ketua Umum Yayasan Warna Budaya Indonesia, Vivi Sandra Putri, menegaskan YIDC diharapkan menjadi landasan membangun seni budaya yang maju, inovatif, dan inklusif. “Harapannya, seni budaya Indonesia semakin dikenal dunia. Fokus kami adalah promosi yang efektif, kolaborasi internasional, dan pengembangan karya seni berkualitas,” ujarnya.
Dengan konsep yang memadukan pertunjukan kelas dunia dan semangat kemerdekaan, 2nd Yogyakarta International Dance Carnival 2025 diproyeksikan menjadi magnet wisata budaya sekaligus diplomasi seni Indonesia di kancah global.







