Ilmu Tarekat di Era Modern Semakin Berkembang

 

mediaberitakini.com Jakarta, 30 Mei 2025 – Di tengah dinamika kehidupan modern yang penuh tekanan dan kompleksitas, ilmu tarekat sebagai bagian dari warisan tasawuf Islam mengalami kebangkitan signifikan. Tidak lagi terbatas pada lingkungan tradisional, tarekat kini mulai diminati oleh kalangan urban, akademisi,TNI,Polri, dan profesional muda sebagai sarana pencarian makna hidup dan ketenangan hati serta spiritual.

Tarekat merupakan disiplin spiritual dalam Islam yang berfokus pada penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), kedekatan kepada Allah SWT, dan pembentukan karakter melalui amalan dzikir, riyadah, serta bimbingan intensif dari seorang mursyid. Di era digital, berbagai tarekat di Indonesia menunjukkan adaptasi yang progresif melalui pemanfaatan media sosial, platform edukasi daring, dan forum diskusi interaktif guna menyampaikan ajaran mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

“Transformasi tarekat di era modern menunjukkan bahwa spiritualitas dan ketenangan Hati tetap menjadi kebutuhan mendasar manusia, bahkan dalam ekosistem digital sekalipun,” Ungkap Saiful SH CLDSI Penggiat Medsos Di Jakarta,Lebih lanjut Menurutnya bahwa perkembangan ini turut memperkuat posisi tarekat sebagai Pondasi dan pilar penting dalam penguatan nilai-nilai Persatuan dan kesatuan Serta moderasi beragama di Indonesia.

Sejumlah tarekat, seperti Qadiriyah-Naqsyabandiyah,Syadziliyah, Syattariyah, dan Tijaniyah, secara aktif berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pendidikan, penguatan ekonomi berbasis komunitas, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal ini menegaskan bahwa Sejatinya tarekat tidak hanya berperan sebagai institusi spiritual, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan sosial yang konstruktif.

Kendati demikian, sejumlah tantangan turut mengemuka, antara lain munculnya stigma negatif,Berdirinya Persatuan Persatuan Tarekat Yang Kurang Menekankan Pentingnya dalam Kebersamaan dan Persatuan, pemahaman yang keliru terhadap Sebagian kecil praktik tasawuf, serta kekhawatiran terhadap potensi komersialisasi ajaran. Menanggapi hal tersebut, berbagai lembaga tarekat di harapkan terus melakukan pendekatan edukatif,Literasi dan dialog terbuka guna meluruskan pemahaman publik.

Di tengah era yang serba instan, ilmu tarekat hadir sebagai ruang refleksi dan pendalaman spiritual yang esensial. Ke depan, diperlukan sinergi antara lembaga tarekat, akademisi, dan pemerintah untuk memastikan bahwa ajaran tasawuf tetap relevan, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter bangsa.*(  MBK: istimewa)

Show More
Back to top button