Kolaborasi PKP–Tapera di Sorong, Akses Rumah Subsidi untuk Warga Papua Dipercepat

SORONG,PAPUA,MediaBeritaKini.com-| Kegiatan Inspiratif Hunian untuk Rakyat Papua digelar di Kota Sorong sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat. Agenda ini mempertemukan pemerintah, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat, serta pengusaha muda Papua untuk mendorong percepatan akses hunian layak dan terjangkau, Minggu (26/4/2026).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pembangunan perumahan di Papua membutuhkan pendekatan kolaboratif lintas sektor.
“Kita ingin memastikan masyarakat Papua memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Ini tidak bisa hanya dikerjakan pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak, termasuk pengusaha muda Papua sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ujar Maruarar.
Ia menekankan, keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Menurutnya, pengusaha muda Papua harus mengambil peran sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton.
Dalam kesempatan itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama BP Tapera juga menegaskan komitmen memperluas akses pembiayaan rumah subsidi melalui skema yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kondisi masyarakat Papua.
Pemerintah, lanjut Maruarar, terus berupaya mempermudah masyarakat untuk memiliki rumah melalui dukungan pembiayaan jangka panjang serta berbagai bentuk subsidi.
Sebagai bentuk konkret, pemerintah menyiapkan kuota sekitar 3.000 unit rumah subsidi pada 2026 yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Papua.
Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara pemerintah dan pelaku usaha terkait berbagai tantangan pembangunan perumahan, mulai dari pembiayaan, ketersediaan lahan, hingga infrastruktur pendukung.
Para pengusaha muda Papua yang hadir menyatakan komitmennya untuk mendukung program perumahan nasional dengan menghadirkan hunian subsidi yang berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat lokal.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap penyediaan hunian di Papua dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat dan pelaku usaha daerah.[DaBon]







