Menteri Ara Dorong Transformasi Menteng Tenggulun, Hunian Layak Sekaligus Hidupkan UMKM

JAKARTA,MediaBeritaKini.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung progres penataan kawasan permukiman di Menteng Tenggulun, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target sekaligus menjaga kualitas pembangunan di lapangan. Dari total 152 unit rumah yang ditargetkan, sebanyak 101 unit saat ini tengah dalam proses pengerjaan.

“Kita ingin memastikan pekerjaan ini berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan hasilnya benar-benar berkualitas. Ini bukan hanya soal membangun rumah, tapi membangun lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Ara, sapaan akrab Maruarar.

Menariknya, penataan kawasan ini dilakukan melalui skema kolaborasi lintas sektor tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Model ini dinilai menjadi terobosan dalam pembangunan kawasan permukiman di perkotaan.

Tak hanya renovasi rumah, penataan kawasan Menteng Tenggulun juga mencakup pembangunan boulevard sepanjang sekitar 300 meter yang dilengkapi area parkir, ruang komunal, taman bermain, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas dasar seperti toilet bersama. Selain itu, pembangunan jembatan penyeberangan turut dilakukan guna meningkatkan konektivitas dan kenyamanan warga.

Ara menegaskan, penataan kawasan harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek fisik, visual, hingga sosial. Kehadiran mural bertema budaya Indonesia di kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas lingkungan sekaligus menciptakan ruang yang lebih hidup dan edukatif.

Lebih jauh, kawasan ini juga diproyeksikan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah mendorong pengembangan UMKM serta kawasan kuliner dengan melibatkan pelaku usaha lokal, termasuk melalui pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Merenovasi rumah sekaligus menumbuhkan ekonominya. Kita jangan ragu memberikan kesempatan bagi UMKM. Libatkan program CSR, bahkan material seperti genteng bisa dari UMKM,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan material bangunan yang aman bagi kesehatan warga. “Jangan pakai asbes lagi. Ini untuk kebaikan kesehatan, tidak ada kompromi,” tambahnya.

Menurut Ara, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga keberlanjutan kawasan. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan sumber daya manusia serta pengelolaan lingkungan yang baik, mulai dari kebersihan, keamanan, hingga perawatan fasilitas.

“Ini harus menjadi percontohan dari kawasan kumuh menjadi kawasan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ara juga berdialog dengan warga untuk memastikan proses penataan berjalan secara partisipatif dan memberikan manfaat nyata. Penataan kawasan bantaran sungai pun menjadi perhatian, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penataan Menteng Tenggulun hingga tuntas, sekaligus menjadikannya sebagai model penataan kawasan berbasis kolaborasi yang mengintegrasikan peningkatan kualitas hunian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.[DaBon]

Show More
Back to top button